Bedah Buku Dosen MIHI UMY di Makassar

Oktober 28, 2017 oleh : admin

Peserta Bedah Buku “Gejolak Politik Timur Tengah”

Dosen Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Dr Ahmad Sahide hadir di Makassar membedah buku terbarunya yang berjudul “Gejolak Politik Timur Tengah” di Corner Stop Cafe, Kamis (12/10/2017) malam. Ini adalah buku kumpulan esainya yang ketiga. Sebelumnya, Ahmad Sahide pernah memublikasikan buku kumpulan esai dengan judul “Kebebasan dan Moralitas,” kemudian berikutnya “Kekuasaan dan Moralitas,” terbit 2016 lalu.
Acara bedah buku yang diselenggarakan oleh Corner Education tersebut, dengan menghadirkan langsung Ahmad Sahide, yang kini adalah Dosen Magister Ilmu Hubungan Internasional (MIHI) bertujuan untuk memperkaya pemahaman dan kajian politik tentang Timur Tengah.
Bedah buku ini dihadiri sekitar 40 audiens yang didominasi mahasiswa.
Sang penulis mengatakan, buku teranyarnya ini menegaskan bahwa Timur Tengah merupakan kawasan yang penuh dengan kompleksitas dan kontradiksi. Sehingga kekacauan terjadi berlarut-larut hingga saat ini.
“Terjadinya konflik dan kekerasan yang tidak habis-habisnya memenuhi pemberitaan media-media itu adalah adanya kepentingan yang kuat dari hegemoni negara-negara super power separti Amerika Serikat dan Rusia,” papar Ahmad Sahide, penulis asal Bulukumba tersebut.

Menurut Ahmad yang menerbitkan buku dari kumpulan essainya ini, memperjelas bahwa keterlibatan negara superpower di kawasan Timur Tengah yakni karena ingin mengontrol konfigurasi politik kawasan itu.
Kesimpulan penulis itu muncul setelah penulis menampilkan analisa mengenai dinamika politik di kawasan itu dalam kaitannya dengan demokrasi, fundamentalisme, dan penjelasan mengenai politik di negara tersebut.
Keesokan harinya, Jumat, 13 Oktober 2017, Ahmad Sahide kembali menghadiri acara bedah bukunya tersebut di Fakultas Ushuluddin, Filsafat dan Politik Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin, Makassar. Dalam acara bedah buku di UIN tersebut, Ahmad Sahide tidak lagi menjadi pembicara tunggal. Kali ini panitia menghadirkan Isma Tita, S.IP., M.Si. (dosen UIN) sebagai pembanding di hadapan lebih dari seratus mahasiswa.