MIHI Collaborative Research

Oktober 10, 2018 oleh : admin

Magister Ilmu Hubungan Internasional Universitas Muhammadiyah Yogyakarta mengadakan pertemuan untuk membahas riset kolaboratif bersama para dosen, mahasiswa, serta dosen dari universitas partner pada tanggal 10 Oktober 2018. Pertemuan ini bertujuan untuk membahas agenda riset MIHI dalam beberapa bulan kedepan, sekaligus memotivasi para mahasiswa master untuk berkontribusi dalam sejumlah riset, baik DIKTI maupun hibah riset dari sejumlah institusi internasional.

Selaku Kepala Program Studi MIHI, Dr. Surwandono menyampaikan bahwa dalam beberapa bulan ke depan, MIHI akan berfokus kepada riset terkait isu-isu terkait dengan pembangunan dan kemanusiaan di Indonesia. Dalam bidang resolusi konflik, MIHI berencana untuk mengembangkan teknologi deteksi dini bagi untuk menanggulangi konflik sosial di Indonesia.

Pendidikan wajib belajar bagi anak sekolah di wilayah perbatasan masih menjadi permasalahan negara yang harus diselesaikan, sehingga MIHI bersama dengan Bu Ade Meiliyana dari IIUM dan Upperhand Initiative Malaysia berkolaborasi dalam rencana penelitian mengenai tata kelola pendidikan bagi anak-anak di perbatasan Indonesia-Malaysia serta kurikulum yang ramah bagi para siswa dan siswi di perbatasan. Para dosen saling bertukar pikiran mengenai gagasan serta alur dari penelitian.

Selain itu, isu bencana yang belakangan ini menimpa Indonesia, seperti Gempa Lombok, serta Tsunami serta Gempa dan Likuifaksi di Palu menjadi permasalahan yang patut menjadi perhatian utama. Dalam beberapa tahun terakhir, manajemen serta diplomasi bencana menjadi salah satu dari kajian HI non-tradisional yang menjadi keunggulan HI UMY, terutama paska bencana Gempa Yogyakarta serta berdirinya Muhammadiyah Disaster Management Center atau MDMC.

Sebagai grantee hibah penelitian dari Sumitomo Foundation, Dr. Ali Maksum yang juga merupakan dosen dari HI UMY menyampaikan kiat-kiat dalam menyusun proposal penelitian yang kompetitif. Peneliti tidak hanya dituntut untuk memiliki gagasan yang menarik bagi institusi yang terkait, namun aspek-aspek lain seperti ketelitian dalam penulisan, serta bahasa juga hal yang harus diperhatikan dalam penyusunan proposal penelitian. Riset kolaboratif ini diharapkan tidak hanya dapat membuahkan sejumlah penelitian, kedepannya riset kolaboratif diharapkan dapat menjadi lembaga penelitian yang berkontribusi dalam pembangunan masyarakat dan negara.